[BEAUTY TALK] Kata Siapa Jadi Beauty Blogger itu Mudah

October 25, 2018

Kalau ngeliat snapgram beauty blogger selalu ngeliat unboxing? Selalu liat paket-paket yang datang tak kunjung usai? Banyak beauty packet yang harus dicoba ya? Apalagi kalau sponsored dan FREE! Siapa yang ngga mau kosmetik gratis dari brand terkemuka.

Tak heran alasan-alasan tersebut membuat orang-orang, tak hanya kaum wanita bahkan pria, ingin menjadi beauty blogger. Mendapat privilege mencoba berbagai beauty products secara gratis dan bahkan dibayar hanya untuk menuliskannya dalam kata-kata dalam sebuah platform blog. Telihat mudah? A BIG NO!

Menjadi beauty blogger tidaklah mudah. Banyak perjuangan di belakang layar yang ngga terlihat oleh orang-orang di luar sana. Mulai dari waktu yang harus dluangkan, resiko-resiko 'berbahaya' yang harus diambil, dll yang harus dijalani oleh beauty blogger untuk memperoleh sebuah hasil yang kemudian dituangkan menjadi reviews.

Dalam blog post ini aku akan mengulas fakta di belakang meja yang dihadapin beauty blogger, atau setidaknya yang aku alami selama satu tahun lebih menjadi beauty blogger.


  • New Packet = New Homework
Sadarkah kalian bahwa sering kali beauty blogger melakukan unboxing paket di snapgram? Barangkali ini salah satu alasan kenapa orang ingin menjadi beauty blogger. Kami para beauty blogger melakukan unboxing di snapgram ini bukan untuk pamer loh. Taukah kalian bahwa ini bagian dari job kami, bagian dari kewajiban kami setelah kami menerima paket dari brand. Ini salah satu kewajiban yang para beauty blogger hadapi ketika menerima paket baru.

Well, memang sangat menyenangkan dan exciting banget sih dapet paket baru. Ini memang salah satu thrill-nya menjadi beauty blogger. Tapi jangan lupakan juga fakta bahwa setiap kali kami menerima paket baru, berarti kewajiban kami juga bertambah.

  • Ambil Foto itu Ngga Mudah!
kamar berantakan banget kalo lagi foto

Manusia memiliki kemampuan yang lebih cepat dalam menangkap gambar daripada mengangkap huruf. Manusia juga lebih menyukai melihat gambar daripada huruf. Fakta itu membuat para beauty blogger berlomba-lomba untuk mengambil foto yang indah untuk menarik perhatian para pembaca.

Untuk mengambil foto yang menarik tuh ngga mudah loh, ngga bisa foto asal jepret aja. Kami perlu memperhatikan teknik angle yang menarik, atau memberikan ornamen tertentu agar foto semakin indah, atau bahkan perlu mempelajari teknik fotografi hanya untuk foto saja.

Contohnya nih ya, untuk angle foto, tak jarang aku harus sampe nungging-nungging, atau lesehan dan tiduran di lantai untuk mendapatkan angle yang aku inginkan. Terus pencahayaan juga penting dalam ambil foto, terkadang aku harus ambil foto outdoor di mall supaya terkena cahaya matahari dan memperoleh keindahan alam. Untuk ambil foto gini aja, aku bisa take 200 foto padahal yang masuk blog hanya 10 hingga 15 saja.

Foto pada blog itu hampir sama saja dengan ibarat feeds instagram. Orang akan lebih terpikat dengan feeds instagram yang rapi, cantik, dan menarik kan daripada yang acak-acakkan. Nah sama, itu berlaku juga di blog.

  • Trial and Error Produk itu Bikin Deg-degan
Orang bilang beauty blogger itu enak karena selalu berkesempatan cobain produk-produk baru. Iya sih memang aku excited banget kalo dapet produk baru. Tapi nyobainnya bikin deg-degan, beb. Apalagi kulitku sensitif, kalo beruntusan gimana? Kalo ga cocok gimana? Kalo bisa ngerusak wajah gimana? Kan ngga mau ya wajah rusak karena produk baru.

Nyobain produk baru itu emang sering bikin aku khawatir juga, apalagi kalo skincare. Duh, trial and error-nya! Wajahku yang sensitif banget ini membuatku was-was kalo coba produk baru. Dan, ngga jarang, produknya ngga sesuai di aku dan nyebabin beruntusan yang lama sembuhnya. Beresiko juga kan jadi beauty bloger.

  • NULIS!
Namanya aja beauty blogger, kewajiban utamanya ya nulis blog dong. Nulis itu butuh waktu, beb. Kudu mikir, ngetik, mikir lagi. Tulisan yang beauty blogger buat itu ngga sembarangan. Kami menulis berdasarkan pengalaman pribadi akan suatu produk. Kalau cocok, bilang cocok, kalau engga ya ngga. Kalau udah ngga cocok gini, kami juga harus memikirkan kata-kata yang pas agar tidak menyakiti pihak lain.

Seperti kataku tadi, nulis itu butuh waktu. Aku membutuhkan waktu sekitar 4 hingga 7 jam hanya untuk 1 blog post. Itu hanya waktu nulisnya aja. Karena aku bener-bener menuangkan apa yang aku rasakan dan alami. Aku memikirkan segala kata yang aku gunakan supaya pesan dan makna dari blog tersebut tersampaikan. Karena aku butuh waktu lama untuk nulis, aku harus pinter-pinter atur jadwal dong tentunya.

  • DEADLINE, DEADLINE!
Nulis itu butuh waktu, tapi waktu yang ada itu terbatas. Karenaaaaaa DIKEJAR DEADLINE! Ngga jarang juga brand menetapkan deadline yang mepet banget. Misalnya ya, hari ini barang diterima, deadline-nya udah 3 hari lagi. Padahal produk aja belum dicoba. Ambil foto aja belum. Unboxing aja belum. Mau ngga mau waktu untuk aktivitas lain yang bukan prioritas harus dikorbankan dong.

  • Dipandang Sebelah Mata
ke mall demi sebuah foto

Mungkin banyak orang ingin menjadi beauty blogger, tapi ngga sedikit juga orang yang memandang pekerjaan ini sebelah mata. Orang-orang tersebut sering kali menganggap beauty blogger hanyalah membual demi produk gratis. Well, can't really blame them. Memang kenyataannya ada beberapa "beauty blogger" yang seperti itu. Yang goal-nya hanyalah produk sponsored.

JADI menjadi beauty blogger tidaklah semudah itu. Ada banyak adegan dan clip behind the scenes yang ngga kalian lihat. Ada perjuangan yang luput dari perhatian kalian. Yang terpenting dalam hal menekuni dan menjadi beauty blogger adalah passion. Tanpa passion untuk menulis dan bahkan mengambil gambar, udah deh percaya, kalian akan jenuh sama dunia ini.

That's all the things that I can share. Thank you Beautygoers yang udah ngadain blog post collaboration mengenai Behind The Scenes dari kehidupan seorang beauty blogger. Jangan lupa cek link di bawah ini ya untuk tau lebih banyak mengenai beautygoers dan BTS Post dari kak Christy~
Blog Christy : www.christysiahaan.com
Blog Beautygoers : www.beautygoers.com

See you in the next post,

XOXO,

ELLEN LIM








You Might Also Like

3 comments

  1. Setujuuuuuuuu, emang harus punya passion, bukan hanya modal pengen dapat produk gratissss

    ReplyDelete
  2. Betul banget beb bagian yang coba produknya itu yang bikin dilema. Takut gak cocok, gak dicoba kan mesti direview

    ReplyDelete
  3. Semangat selalu ya mbak. Aku juga lagi belajar jadi beauty blogger ni. Makasih sharingnya. Salam, muthihauradotcom

    ReplyDelete

It's gettin' high!

Instagram

Subscribe